Ndobos Pol

Blog ini adalah terbitan berkala .... kala sempat
ruang buat saya ndobos, omong kosong
mudah-mudahan tidak terlalu menyiksa pembacanya.



Mbilung
laki-laki
senang ndobos
bekerja dan tinggal di tokyo

© foto diri miliknya David Armstrong


Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.

   

<< June 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30

Seperti minum jamu godogan agar seger pol, secara teratur saya juga berkunjung ke:

Indonesia Top Blog

rank blog indonesia

Subscribe in Bloglines





rss feed



Sunday, June 25, 2006
Wajah

Mbilung, tampangmu itu seperti apa sih? Lha begitu itu salah satu pertanyaan yang sering saya dapat. Kenapa pula wajah dijadikan bahan pertanyaan, biarkan sajalah imajinasi itu bermain-main bebas. Toh tampang siapapun yang saya pajang di blog ini juga akan menimbulkan pertanyaan baru seperti "bener itu tampangmu?". Belum lagi nanti lantas disoraki narsis. Walaupun kalau dipikir-pikir ya saya itu rada narsis juga, tapi narsis yang pemalu (contradictary in terms?).

Sebagian pengunjung blog ini dan yang blognya saya kunjungi juga saya ndak tahu tampangnya seperti apa. Lantas apakah memajang wajah di blog itu salah? Ya ndak tho. Toh blog itu adalah ruang pribadi yang dibuka untuk umum dan yang namanya ruang pribadi boleh-boleh saja kalau lantas ada wajah(-wajah) tertera di situ. Hanya saja, dari semua blog "mlintir" yang sejauh ini sudah saya sambangi, belum satupun yang memajang tampang aslinya secara jelas atau bahkan tak memajang sama sekali. Mungkin untuk menghindari kepanikan publik pada saat yang punya blog sedang jalan-jalan di tempat umum.

Hanya saja, desakan untuk mengetahui ketampanan rupa Mbilung demikian kuat. Maka dari itu, gambar diri sang tokohpun mulai hari ini turut menghiasi (jika bisa dianggap demikian) halaman blog ini. Mudah-mudahan tidak mengganggu konsentrasi membaca. Begitulah tampang sang tokoh yang sering ditandemkan dengan Togog dan bersama-sama berkarir sebagai tukang ndobos. Berbeda dengan Semar, Gareng, Petruk dan Bagong, saya dan Togog tidak berkarir di kerajaan yang diperintah oleh tokoh-tokoh baik, tidak ada tantangannya. Penulis cerita tampaknya punya kehendak sendiri, bahwa penguasa jahatpun perlu punakawan. Mungkin agar kejahatan penguasa bisa direm sedikit sehingga negerinya masih bisa punya rakyat.

Menyinggung soal blog "mlintir" yang isinya ngalor ngidul ngetan ngulon ada beberapa pendatang baru atau pura-pura baru. Selain plintiran tersohor seperi Gombal, Pecas Ndahe, Catatan Asalnya Bang Pi'i, Kabar Buntung [sic], Semprul Sontoloyo dan beberapa lainnya, ada beberapa blog atau cring baru yang bisa bikin sampeyan ikutan mlintir. Coba saja tengok Kemlinthi, NggedabrusSumuk ra Kringeten dan Bawor. Menurut saya ini tidak menunjukan betapa mlintirnya bangsa ini, tapi lebih kepada betapa plintiran itu masih diperlukan sebagai sarana untuk memandang kehidupan dari sisi lain. Lha yang namanya mlintir itu memang terkadang tidak memerlukan wajah.

Haiyaaah ... ndobos! Lha ya ndobos karena memang itulah tugasnya Mbilung.

© foto diri miliknya David Armstrong yang diambil dari sini.


Posted at 12:48 am by Sir Mbilung

bang pi'i
June 28, 2006   06:06 PM PDT
 
mosok aku tersohor? sohor ki artine opo? nek gusur artinya usir-mengusir maka tergusur artinya terusir.. ha tersohor itu apa kang mbilung?

(malaria mulai membuatku kurus)
sing nduwe jaran
June 27, 2006   02:52 PM PDT
 
haree geneee nggak tau penampakannya pakdhe mbilung....kaciaaaaaan deh :) wong ngguanteng koyo semar eh salah koyo arjuno kok ya pakdhe ? "wink"
Rara
June 26, 2006   08:51 PM PDT
 
Ooono' kon Mas..
merahitam
June 26, 2006   12:04 PM PDT
 
Hihihihihihi...Jadi inget wayang orang. Kapan bisa nonton wayang orang lagi ya?
johan
June 26, 2006   12:12 AM PDT
 
kalau saya emang gak punya foto ... kalau ada sih mau aja nanti dipasang ... kali aja bisa dapat jodoh :)
Mariskova
June 25, 2006   06:54 PM PDT
 
Ya itu lah Pak De. Kepinginan narsis itu susah ditahan...
fitri
June 25, 2006   04:26 AM PDT
 
lho, pakde kok kayak semar ya itu gambare? hehehe, wajah dipajang atau enggak, yang penting kan dobosannya pak. ya nggak pakde? :D
nggedabrus
June 25, 2006   03:54 AM PDT
 
loh loh loh.

cring nggedabrus itu cring serius. kadang memang naif, namanya juga newbie ra bondho. tapi tidak pernah ada maksud untuk mlinthir atau ingin menimbulkan kepanikan publik.

kalo memang dianggep mlinthir, ya mungkin itu hanya reaksi kimia di otak pemirsa, atau memang kulo yang sudah akut taraf mlinthirnya.

masalah dapur, ndak peduli sih dapur mirip betoro kolo atau mirip arjuna. yang penting kan hatinya...

ahak ahak...
Dian
June 25, 2006   02:45 AM PDT
 
hehehhehe...aku gak pernah perduli sih kkkakkakkak...yg penting baca blognya
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry