Ndobos Pol

Blog ini adalah terbitan berkala .... kala sempat
ruang buat saya ndobos, omong kosong
mudah-mudahan tidak terlalu menyiksa pembacanya.



Mbilung
laki-laki
senang ndobos
bekerja dan tinggal di tokyo

© foto diri miliknya David Armstrong


Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.

   

<< July 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31

Seperti minum jamu godogan agar seger pol, secara teratur saya juga berkunjung ke:

Indonesia Top Blog

rank blog indonesia

Subscribe in Bloglines





rss feed



Sunday, July 23, 2006
Warung (ber)Sedotan Gratis

Malam Jum'at itu bagi banyak orang identik dengan demit, hantu, genderuwo, ebek, tuyul, kuntilanak, wewe dan mahluk-mahluk seram dari dunia alam sono lainnya. Malam Jum'at kemarin itu, tanggal 20 Juli, saya ya ketemu para penghuni dunia sono dari jenis yang berbeda. Hanya saja mereka itu tidak membuat saya nggreges ketakutan tetapi malah capek ketawa. Malam Jum'at kemarin itu saya bertemu para mahluk tukang ndobos di dunia maya. Sungguh sangat menyenangkan, bisa dibilang puncak kegembiraan acara liburan saya kali ini. Coba saja, apa pernah sampeyan ngumpul di warung sampe warungnya tutup dan yang punya warung malah mohon pamit pulang duluan karena yang ngumpul belum mau pulang juga?

Acara yang digagas Kang Mas Pecas dan Dinda sang penebar pesona di Omah Sendok ini memang luar biasa. Acaranya sendiri dadakan dan praktis tanpa persiapan yang aneh-aneh, semuanya seperti terjadi begitu saja. Undangan hanya "disebar" lewat posting di dua blog dan lewat sarana bincang-bincang (chatting) Pemilihan tempat berkumpul juga hanya lewat komunikasi telepon dengan Dinda yang sangat singkat, dengan acuan koran yang saat itu sedang saya baca. Pilihan itu ternyata tidak mengecewakan, paling tidak warung itu tidak mengusir tamunya walaupun mereka mau tutup.

Ada kelegaan dan kegembiraan yang besar setelah acara itu lewat, karena ternyata para mahluk malam Jum'at kemarin itu benar-benar menyenangkan seperti pesan dan komentar yang sering mereka tinggalkan di kotak mbengok (shoutbox) dunia maya. Beberapa wajah-wajah yang selama ini hanya hidup dalam bayangan, malam itu hadir secara nyata apa adanya lengkap dengan ciri khas masing-masing. Coba saja lihat ada yang datang dengan dandanan sumuknya (gerah), ada yang terlihat sangat mesranya (lha wong manten baru kok), ada juga yang tertawanya menggelegar, dan ada yang dengan tekun melahap hidangan apapun yang lewat. Tak semua memang lantas jadi aktif mengumbar kata-kata, ada pula yang lebih banyak diam sambil senyum-senyum, akan tetapi, yang begini ini tingkahnya ya bisa bikin ger-geran juga. Seperti layaknya kelompok sandiwara jenaka, ada yang tukang ngumpan ada yang tukang nggebuk.

Malam itu kok rasanya komplit, hati terhibur pol, perut juga terhibur sangat. Coba saya ingat-ingat apa saja yang masuk ke perut saya malam itu, tahu gejrot (ini siapa yang pesen ya?), icip-icip soto tangkar tanah tinggi (pedes), rawon, telor asin, dawet, wedang jahe, kopi, teh manis anget dan apa lagi ya? Oh iya ... bir pletok gratisan dari yang punya warung itu. Minuman hangat tanpa alkohol walaupun berjulukan bir itu didapat gratis karena keahlian Dinda menginterogasi pemilik warung. Dapat gratisannya sih cuma satu gelas, tetapi karena yang berminat banyak, maka kalimat seperti ini terlontar  "Satu gelas juga ndak apa-apa Mbak, tapi sedotannya delapan belas ya ... ".

Terima kasih buat semua, kalian semua sudah mengisi liburan saya kali ini dengan kesukacitaan yang hebat ... liburan saya kali ini sudah rampung, besok saya sudah harus berdesak-desakan lagi di kereta api di negara yang jauh ini. Sampai ketemu lagi sahabat, saya pasti akan merindukan kalian semua (haiyaaah) ... eh iya, itu kemarin sedotannya gratis juga kan?


Posted at 10:27 pm by Sir Mbilung

Nana&David
July 25, 2006   12:57 PM PDT
 
wahh itu poto saya kok jadi nunduk banged gitu ya kepalanya...*saking semangat poto kali ya pakde*.. biar bisa jelas las las.. :p *ndak ketutupi bapake* :D
sing nduwe jaran
July 24, 2006   06:46 PM PDT
 
psssttt....ternyata pakdhe mbilung itu sedikit pemalu banyak ndagel hehehehehe
Hedi
July 24, 2006   06:09 PM PDT
 
senang...senang...senang :D
Moes Jum
July 24, 2006   04:45 PM PDT
 
Lho aku yo jelas pulang ke "rumah" too .... lha wong sebelumnya diculik sama hantu2 seleblogger koq.
ndoro kakung
July 24, 2006   12:22 PM PDT
 
tulung dicek, moes jum kemarin pulang ke rumah atau "rumah" ... :D
mariskova
July 24, 2006   02:29 AM PDT
 
huaaaaa........ jadi kemarin itu pulang dari ber-bir pletok-an langsung numpak pesawat toh? kekekekekss... bener-bener niat bener!

Foto Pak Dhe trus yg mana? (Skalian foto Pakde PecasNdahe itu yg mana?) Halah pake segala diumpetin. Ntar di Shinjuku, kliatan juga lah ;b
ely
July 24, 2006   01:14 AM PDT
 
wah...jadi ngiri pingin pulkam.....
merahitam
July 23, 2006   10:47 PM PDT
 
Yah...Telat sih, jadi nggak bisa ngerasain bir pletok rame-rame :(
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry