Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.
Jika ada begitu banyak hal yang ingin ditulis, suara-suara di kepala melengking-lengking seperti suara peluit kereta api, tapi tak satu katapun yang akhirnya ditulis. Ada begitu banyak gambar berlalu-lalang di dalam kepala, warna-warni, lantas gambar-gambar itu saling bercakap-cakap. Ingin rasanya percakapan itu ditulis, tapi tak satu katapun yang akhirnya ditulis. Semuanya bergerak terlalu cepat.
Ada apa sekarang di kepala? Harmoko, Ali Moertopo, Unyil, Sisifus, Prometheus, industri birahi di Jepang, Yoyok ... ada salam dari Eny Arrow, komik stripnya pak dokter, lebaran, gowok, Dili, Ibis karau, Tosari, kolak pisang, fast food, wireless, SQL, database celaka itu, Cornis Santana ... ah yaaaa ... lamat-lamat ada suara Groban, Sting, Bocelli, bedug.
Lantas sang istri berkata "kenapa tak ada aku dalam kepalamu?". Memang tak ada sayangku *sambil membelai kepalanya* .... karena tempatmu bukan di dalam kepala *masih sambil membelai kepalanya*, tempatmu ada di hati (cieeeee ... suit suiiiiit, ctak ctak huhuuuy).
Apa namanya ini? Sindroma leher botol? atau schizophrenia?
Posted at 03:27 am by Sir Mbilung
adinda October 5, 2006 10:06 PM PDT Istri yang mana itu Mas Ndobos? aku adikmu tenan lo iki
yati October 4, 2006 10:21 PM PDT namamu tak ada di kepalaku sayang...karena yang ada di kepalaku penjahat semua...hahaha, maap ya dok, maap ya yok...bukan kalian kok...!