Ndobos Pol

Blog ini adalah terbitan berkala .... kala sempat
ruang buat saya ndobos, omong kosong
mudah-mudahan tidak terlalu menyiksa pembacanya.



Mbilung
laki-laki
senang ndobos
bekerja dan tinggal di tokyo

© foto diri miliknya David Armstrong


Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.

   

<< October 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31

Seperti minum jamu godogan agar seger pol, secara teratur saya juga berkunjung ke:

Indonesia Top Blog

rank blog indonesia

Subscribe in Bloglines





rss feed



Saturday, October 14, 2006
"Ikan" yang Bukan Ikan dan "Paus" yang Bukan Paus

Sebuah dialog fiktif, ngarang, antara pak guru dan murid-muridnya dalam pelajaran ilmu hayat: "Ikan yang paling besar di dunia adalah ikan paa.....???" disahut dengan riuh rendah "Ikan paus pak guruuuu". Pujian datang, "bagus anak-anak semua". Dialognya boleh fiktif, tetapi mbok ya ndobos jangan keterlaluan toh, mosok paus dibilang ikan? Lha, saya ndobos soal ikan yang bukan ikan dan paus yang bukan paus saja ya.

Paus bukan ikan (pisces), paus itu hewan menyusui (mammalia). Paus tak punya sisik, bernafas dengan paru-paru, (yang betina) melahirkan anaknya, hewan berdarah panas (warm-blooded animal) dan yang paling penting hewan yang betina punya nenen untuk menyusui anaknya ... karena itu paus digolongkan sebagai mammalia dan bukan ikan.

Bukan ikan kok hidup di air toh? Lingkungan air bukan hanya berisi ikan, ada segala macam mahluk yang hidup di air itu, hewan melata juga ada, misalnya penyu dan ular, bahkan burungpun ada yang menghabiskan banyak waktunya di air. Untuk paus lingkungan air sangat cocok. Ukuran tubuhnya yang bisa dibilang gede-banget-sekali-deh itu membuatnya lebih cocok hidup di air. Jika paus digeletakan di darat malah bisa mati, karena akan membuat organ dalamnya (jeroan) luluh lantak ndak karuan dan paru-parunya tak bisa mengembang sempurna untuk menampung udara, tergencet oleh berat tubuhnya sendiri. Paus memang besar, bahkan Paus biru (Balaenoptera musculus) adalah hewan terbesar di dunia dengan panjang tubuh bisa sampai 30 meter dan berat tubuh lebih dari 110 ton.

Kalau saja jeroannya tak tergencet, paus bisa saja bertahan di darat karena sama halnya dengan manusia, paus bernapas dengan paru-paru. Udara untuk paus benapas masuk dan keluar lewat lubang napasnya (blowholes) yang terletak di bagian atas tubuhnya dan dilengkapi dengan semacam katup kedap air agar paus tidak klelep. Paus harus sering-sering muncul ke permukaan untuk membuang dan mengambil napas. Sekali mengambil napas paus bisa menyelam selama 10 menit sampai hampir dua jam (tergantung jenis pausnya).

Lha,  karena urusan harus mengambil udara untuk bernapas tapi ndak boleh ada air ikut masuk, urusan tidur buat paus jadi agak unik. Paus perlu tidur, malah katanya bisa 8 jam sehari tidurnya, hanya saja pada saat yang sama paus juga harus tetap terjaga agar tak habis napas. Caranya? belahan otak kiri dan kanan paus tidurnya gantian.  

Untuk urusan makan, tergantung jenis pausnya, bisa macam-macam jenisnya, paus bergigi memakan ikan dan/atau cumi-cumi. Sedangkan paus yang tidak bergigi yang ukuran tubuhnya itu raksasanya raksasa makanannya justru plankton (hewan kecil-kecil yang mengambang di air) dan yang paling terkenal sebagai makanan paus tak bergigi ini adalah krill. Krill itu seperti udang hanya ukurannya kecil sekali, paling-paling 1-2 cm panjangnya. Akan tetapi karena ukuran tubuhnya besar begitu, makannya ya harus banyak. Paus dalam sehari bisa memakan sekitar 5% dari berat tubuhnya. Ini berarti Paus biru paling tidak harus makan sebanyak 5 ton krill sehari. Itu rombongan krill dicaplok, lantas mulut paus menutup dan air yang ikut masuk dibuang keluar sementara krill nyangkut di rumbai-rumbai (baleen) yang ada di mulutnya yang memang berfungsi untuk menyaring.

Baiklah, paus bukan ikan, lantas apa yang paus tetapi bukan paus. Pernah dengan nama Paus pembunuh (Orca) atau Paus pilot (Pilot Whale) yang sering diberitakan melakukan bunuh diri masal dengan mendamparkan dirinya ke pantai beramai-ramai? Dua hewan tersebut sering dikatakan sebagai paus. Mereka bukan paus, tetapi masuk dalam golongan kerabat dekat paus .... lumba-lumba. Ya, lumba-lumba juga bukan ikan, sama seperti paus, lumba-lumba juga binatang menyusui.

Orca (Orcinus orca) yang bukan ikan dan bukan paus ini, seperti halnya lumba-lumba, adalah hewan yang cerdas. Mereka hidup dalam kelompok yang dipimpin oleh betina dan berburu mangsanya secara berkelompok dan cara berburunya tidak langsung main terkam. Mangsanya dikumpulkan dahulu, dibuat terpojok lantas pesta dimulai. Walaupun makanan utamanya adalah ikan, tetapi Orca juga memangsa anjing laut dan paus. Sebuah film dokumenter yang pernah saya saksikan dengan ndlongop memperlihatkan bagaimana serombongan Orca dengan sangat efektif memisahkan anak paus dari induknya, menenggelamkannya dan selanjutnya bisa ditebak.

Lumba-lumba memang termasuk hewan cerdas, mereka memiliki "bahasa" untuk berkomunikasi, hidup dalam kelompok sosial dan bahkan ada jenis lumba-lumba yang betinanya mengajarkan anaknya untuk menggunakan karang sebagai alat untuk melindungi mulutnya pada saat mereka berburu ikan di dasar laut. Masih ada satu lagi, lumba-lumba adalah salah satu dari sedikit hewan selain manusia yang menggunakan sex bukan hanya untuk berkembang biak, tetapi juga untuk "bersenang-senang" dan memperkuat ikatan antar individu.

Gambar diambil dari sini dan sini.


Posted at 05:42 am by Sir Mbilung

mariskova
October 17, 2006   02:01 AM PDT
 
Yang pasti Pak Dhe, paus itu bukan untuk dijadikan pajangan diatas nasi SUSHIIIIIII...........

(Huaaaaaaaa.... saya nangis kejer nagih ikan segar)
pitik
October 16, 2006   01:51 PM PDT
 
lha kalo tempatku, anak kecil kalo ditanya makan pake ikan apa?jawabnya "pake ikan ayam",lha itu termasuk jenis apa pakdhe?
bebex
October 15, 2006   04:06 AM PDT
 
hahaha,,,,
ternyata si lumba2 bisa berkomunikasi,,pantesan dulu pas waktu jaman SD, pas bex dicium pipinya ama lumba2 di ancol,,bex dibisikin..
kata si lumba2 "bex,,kamu imut yaaa..."
Tito
October 15, 2006   12:22 AM PDT
 
Waaa..keduluan bikin posting Orca.
Tito
October 15, 2006   12:16 AM PDT
 
Waaa..keduluan bikin posting Orca.
pyuriko
October 14, 2006   01:56 PM PDT
 
Jadi Paus dan lumba2 saudaraan yaaa... :D
fitri mohan
October 14, 2006   01:27 PM PDT
 
jadi inget film free willy.
april
October 14, 2006   10:06 AM PDT
 
;) bag terakhir menarik sekali, nanya serius : ada ndak bersenang2nya antar tipe paus?lintas tipe ngono
nananias
October 14, 2006   09:13 AM PDT
 
kicking ending :D
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry