Ndobos Pol

Blog ini adalah terbitan berkala .... kala sempat
ruang buat saya ndobos, omong kosong
mudah-mudahan tidak terlalu menyiksa pembacanya.



Mbilung
laki-laki
senang ndobos
bekerja dan tinggal di tokyo

© foto diri miliknya David Armstrong


Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.

   

<< November 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

Seperti minum jamu godogan agar seger pol, secara teratur saya juga berkunjung ke:

Indonesia Top Blog

rank blog indonesia

Subscribe in Bloglines





rss feed



Saturday, November 18, 2006
Saya Kangen Mendoan

Saya adalah seorang omnivor sejati, penguntal segala, garbage compactor. Tampang keren modern kerongkongan primitif, begitu kata seorang kawan pada suatu ketika (kata-kata "tampang keren modern" itu tambahan dari saya saja) . Begitu saya dulu berpikir. Ah tidak ternyata, saya tidak gemar sayur, sehingga gelar omnivor harus ditanggalkan dan diganti dengan karnivor, penyantap daging. Itulah saya.

Jika saya sedang bermukim di Cambridge saya tinggal di sebuah rumah yang diisi oleh empat orang termasuk saya. Sang pemilik rumah, teman sekantor duda beranak tiga; seorang perempuan pintar asal Portugal yang baru meninggalkan kekasihnya karena kurang pintar; dan seorang perempuan lesbian yang juga pintar asal Afrika Selatan yang jago memasak. Selain soal kepintaran, ada satu kesamaan lain dari mereka bertiga, mereka semua vegetarian.

Begitulah hari-hari saya di rumah ini diisi dengan makan makanan tanpa daging, kecuali makan siang di hari kerja. Tersiksakah saya? sama sekali tidak. Entah karena sang juru masak benar-benar lihai, saya selalu kelaparan dan semua jadi enak atau karena gabungan keduanya. Saya menikmati semua makanan yang disajikan, walaupun itu berefek samping pada peningkatan frekuensi dan juga kuantitas buang angin yang disertai peningkatan desibel bunyinya. How charming ....

Makanan untuk para vegetarian amat sangat mudah dijumpai di sini dan dengan harga yang sangat terjangkau untuk semua kalangan. Jika sudah memutuskan untuk berpantang daging, maka nyaris tidak ada masalah sesudahnya. Saya katakan nyaris karena mereka sering juga harus bepergian ke tempat-tempat di mana daging adalah menu utama. Saya lantas membayangkan keadaan di Indonesia, keadaan seorang kawan yang sekarang saya panggil kewan tito yang memilih untuk menjadi vegetarian sepulangnya dia dari bepergian ke pasar hewan bersama paman. Indonesia memiliki beraneka ragam menu tanpa daging, hanya saja apakah Indonesia sudah bisa dikatakan sebagai tempat yang ramah untuk vegetarian? Bukan bagian saya untuk menjawab itu, lha wong saya ini penyantap kewan (bukan kawan) kok.

Saya kangen mendoan .... sekian.


Posted at 07:48 pm by Sir Mbilung

Retty
December 15, 2007   06:04 PM PST
 
Gawat memang pak punya perut Indonesia di luar negeri. Nyarinya yang aneh-aneh...tempe mendoan, gado-gado, combro, dan paling sedikit ya ...mie instant indonesia! Untung (tapi pakai hiks:(, aku nggak usah belajar atau bekerja ke luar negeri)
Blanthik Ayu
November 20, 2006   12:48 PM PST
 
wingi minggu aku nggawe mendoan..ngerti ngono tak jepret khusus nggo sampeyan..mangkane pas ngletus lombok kok koyo iling2an sopooooo ngono, tibae sampeyan lagi pengen yo hahahaha
kang bas
November 20, 2006   12:36 PM PST
 
hauhahaha istilahe kuwi lho pak, penguntal sejati.. ora nguwati.... opo ora sisan pembadok tulen... hehehe
bangsari
November 19, 2006   05:21 PM PST
 
kalo gitu, besok kopdarnya di tempat yang bermendoan saja pakde....
dirac
November 18, 2006   11:56 PM PST
 
wah, saya juga kangen mendoan Pakdhe. di Oz saya juga milih jadi vegetarian, tapi kalo ada acara prasmanan orang Indo ya masih juga nyamber paha ayam, hehehe...
kewan tito
November 18, 2006   08:09 PM PST
 
seorang teman yang berjuluk kewan tito, ya, sir. Bagus sekali!! Anda benar-benar kewan karib saya.
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry