
Dua bayi yang lahir pada hari yang sama 25 Januari 2006, Rheya Cindatiana Harbani (Rheya) dan Adyaraka Nurfalah Santoso (Raka). Rheya niscaya akan tumbuh menjadi gadis cantik seperti Ibunya -- kalo cantik kayak Bapaknya agak mengerikan jadinya -- dan Raka akan jadi segagah Bapaknya -- walaupun Ibunya Raka juga gagah. Saya ndak ada sahamnya di dua bayi lucu ini, saya hanya pamannya saja. Haiyaaaah ... paman ... lupa saya sudah ada berapa keponakan yang saya punya.
Walaupun susah njawabnya soal jumlah keponakan itu, tapi saya ingat sekali kelakuan masing-masing. Seragam, nggak ada bedanya, rusuh, brutal, liar dan ngangeni. Tampaknya semua berbakat sebagai pendobos. Lha apa iya ada pendobos santun dan tidak petakilan? Akan tetapi saya berharap Rheya dan Raka akan menjadi anak santun, patuh pada orang tua, berguna bagi nusa dan bangsa dan ndobos seperti pamannya.
Teriring ucapan terima kasih untuk Ibunya Raka yang sudah mengirimkan foto ini di tengah malam bolong dan Bapaknya Raka, sang fotografer raw format, yang bersusah payah memotret dua bayi kembar lain ayah lain ibu ini.
Sampeyan sekalian apa punya kembaran tak sekandungan?
Posted at 01:34 am by Sir Mbilung