Ini bahasa yang nggak pake ngomong tapi biasanya bisa dipahami oleh lawan "bicaranya". Media komunikasinya, ya anggota badan. Bisa tangan, cara berdiri, gerakan kepala, cara menatap, manipulasi bentuk bibir, dan entah apa lagi. Pagi dan siang ini saya melihat komunikasi dengan bahasa tubuh.
Pagi-pagi di kereta api yang selalu penuh itu, saya beruntung dapat tempat duduk. Satu stasiun berikutnya penumpang banyak yang naik, dan ada seorang perempuan yang belum bisa disebut paruh baya, menjinjing koper kecil berdiri di hadapan saya. Lho ... saya dipenthelengi / ditatap. Tatapannya berkata, "ayo berdiri, berikan bangku itu untuk saya". Saya balas menatap dengan tatapan yang berarti, "itu di depan ada gerbong yang hanya buat perempuan, kosong, ngapain lagi kamu di sini umpel-umpelan, pindah sana?". Saya tidak beranjak.
Siang ini, saya makan siang di taman di depan kantor. Banyak orang yang makan atau hanya sekedar beristirahat di tempat itu. Di depan saya ada seorang laki-laki dan perempuan yang duduk bersebelahan sedang berbincang. Laki-laki itu duduk dengan kaki terbuka, lutut berjauhan, mengangkang. Tangannya bergerak ke sana dan ke mari sambil berbicara, alis matanya terangkat tinggi, dan matanya terus menatap perempuan yang duduk di sebelahnya itu. Perempuan itu duduk dengan kaki rapat, lutut saling menempel, tangannya diletakkan di atas lutut sambil memegang tas, mungkin untuk perlindungan kalau-kalau dia salah gerak. Kepalanya tertunduk, dan mengangguk-angguk tanpa henti. Sesekali dia menatap lali-laki di sebelahnya itu. Bahasa tubuh laki-laki itu berkata, "saya paham segala hal, saya lebih mengerti dari kamu".
Bahasa yang efektif dan entah kenapa tidak bisa bohong. Wah, coba kalau bahasa ini bisa ditransmisi melalui telepon .... hmmm .... untuk Bahasa Indonesia silahkan tekan satu, untuk Bahasa Inggris silahkan tekan dua, untuk Bahasa Tubuh silahkan tekan sepuasnya ....