Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.
Buat saya, ketawa itu urusan serius. Mangkel rasanya kalau melihat atau mendengar sesuatu yang mestinya bisa bikin ketawa tapi ndak bisa ketawa. Misalnya, itu lho seperti banyak "lawak-lawak" di TV sekarang. Lha ini lawak kok ndak lucu ya?, malah nggilani. Kenapa penjungkir balikan logika secara tiba-tiba yang menjadi ciri lawak itu menjadi tidak tiba-tiba lagi dijungkirkannya? Kerinduan akan kelucuan -- yang kalau dipikir-pikir kok ya pahit -- itu, saat ini sedikit terobati berkat Mas Godril dengan Basiyo-nya [terima kasih untuk Pak De Kemplu yang menunjukannya].
Basiyo bisa membuat saya tertawa, seperti juga halnya Srimulat (yang lama). Srimulat yang di dalamnya ada Bandempo, Johny Gudel, Gepeng, Bambang Gentholet, Asmuni, Pak Bendhot. Mereka yang pada jamannya dulu itu bisa dengan nakalnya memelesetkan lagu "ayo ngguyu" [mari tertawa] menjadi "ayo nguyuh [mari kencing], atau lagunya Koes Plus "...kupunya kekasih, punya kekasih..." menjadi "...pupunya kekasih, pupunya kekasih..." [pupu=paha]. Banyak dari mereka, seperti Bandempo, Gepeng, Pak Bendhot, Johny Gudel, sekarang sudah berpulang. Tidak lagi bisa menghibur saya secara langsung, dan kalau mereka tiba-tiba muncul di depan saya yang pasti saya tidak bakal terhibur, apalagi tertawa.
Kalimat "untung ada saya" yang diucapkan Gepeng sambil menepuk dada pernah menjadi fenomena, walaupun agak samar saya masih ingat adegannya. Atau Bandempo pada saat dia berperan sebagai tuna netra, mengadu ke Pak Lurah karena merasa ditipu. Dialognya begini :
Bandempo : "Saya itu beli radio Phillip, tapi dikasihnya bukan radio Phillip" Pak Lurah : "Lho kok kamu ngerti?" Bandempo : "Tadi pagi saya setel bunyinya, inilah Radio Republik Indonesia"
Bandempo salah tapi dia benar. Kenapa logika itu seperti hilang dari pentas lawak "modern"? Atau saya saja yang terpaku dengan "kedahuluan" saya? Lho ... jangan ... jangan dibawa ke panggung politik to ya, karena jadi tidak lucu walaupun ada yang bergaya dan berucap seperti Gepeng .... "untung ada saya". Kalau dibawa ke panggung itu saya akan nyanyi .... "ayo nguyuh".
Posted at 01:31 am by Sir Mbilung
simboknya aria May 17, 2006 03:51 PM PDT saya dr tempat atta, liat rame2 soal jiplakan, jd ngintip tempat sampeyan yg dijiplak juga.... itu yg di tempat lain beneran jiplakan? jgn2 sampeyan tadi malem nglindur trus bikin blog lain gitu lho.... hahahahaha....
Bunder SSS May 12, 2006 04:05 AM PDT Belum lagi klo pada nyanyi "Bengawan Sol, lo riwayat muin, ... kekekek
nengjeni May 8, 2006 12:27 PM PDT yang sampe sekarang nggak pernah lupa tuh Bagio Cs, yang ngomong gini...
darto: nanti tolong kamu kasih barang ini ke rumah pak Y di jalan A, cirinya di depan rumahnya ada pot anjing-anjingan
bagio: iya pak...
darto:kamu ini gimana sih, bapak Y marah sama saya karena barangnya belum dateng, kok belum kamu kirim
bagio: lha bapak yang ngasih alamatnya salah, saya sudah cari kemana-mana, nda ada tuh rumah yang ada anjing mpot-potan nya....
merahitam May 8, 2006 03:57 AM PDT Hiks...Semua ngomongin Basiyo...Lah aku nyoba download, nggak pernah bisa! btw, paling sebel sama pelawak yang gayanya niru-niruin orang lain itu loh!!!
bang pi'i May 7, 2006 10:32 PM PDT ya... sebagai penggemar umar kayam saya juga kangen dengan gepeng, basiyo dan bing slamet...
bahkan mas Uka sempet ndagel dg konsep yg sama dg mereka. saat ngobrolin ttg menguatnya yen dijajaran ekonomi dunia beliau menjungkirbalikkan logika dg bilang: "yen... yen... yen ing tawang ono lintang..."
wakakakakakakak!!!
atta May 7, 2006 07:24 PM PDT hayayayya; kok pas banget
tadi malam saya baru terkekeh-kekeh ngguyu tak berujung alias terus menerus melihat perilaku Aneka Ria Srimulat di televisi
fortuna May 7, 2006 03:42 PM PDT Gepeng... He is a legend... ;)
walau penghasilan beliau kembang kempis... walau kehidupannya tidak sempat setara dengan para 'followers' nya sekarang.
TOP BGT! :)
Dian May 7, 2006 02:04 AM PDT pelawak di indo yg aku suka, cuma project P. yg laen suka ngegeplak kepala gitu lho !