Disambangi, ditilik, dibesuk, ditengok, dilongok, didatangi, waaah...entah apa lagi padanannya. Tetapi yang jelas saya hari ini bahagia sekali.
Seorang kawan baik yang kebetulan juga baik hati datang menengok. Mas Mus Jumadi Putera Petir, atau Mas Jum, begitu saya biasa memanggil dia, walaupun itu bukan nama yang diberikan oleh orang tuanya. Sebagai wedhus balap di perkumpulan Hijau Damai, Mas Jum memang termasuk rajin turne (turu mrono mrene).
Saya kali ini tidak ndobos, saya hanya ingin berterima kasih karena telah ditengok. Segepok oleh-oleh dari Mas Jum menambah kegembiraan saya. Teruntuk Mas Jum semoga betah. Pesan saya, itu Indomie dari saya yang lima bungkus jangan dimakan semua sekaligus. Selain daripada itu, walupun Indomienya itu beli di Tokyo, bungkusnya jangan dimakan, menurutku kok alot banget Mas, ndak enak dan susah nelennya.