Ndobos Pol

Blog ini adalah terbitan berkala .... kala sempat
ruang buat saya ndobos, omong kosong
mudah-mudahan tidak terlalu menyiksa pembacanya.



Mbilung
laki-laki
senang ndobos
bekerja dan tinggal di tokyo

© foto diri miliknya David Armstrong


Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.

   

<< May 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31

Seperti minum jamu godogan agar seger pol, secara teratur saya juga berkunjung ke:

Indonesia Top Blog

rank blog indonesia

Subscribe in Bloglines





rss feed



Thursday, May 25, 2006
Dor-doran Khilaf?

Timor Leste rusuh (lagi). Sekarang yang berkelahi tentara lawan bekas tentara dan yang bukan termasuk keduanya pada ngumpet atau melarikan diri sejauh mungkin dari medan bedil-bedilan. "Mas, kemaren ada tembak-tembakan lagi di Tasitolu", begitu email dari teman di Timor Leste. Kenapa tanah yang bagus itu selalu diganggu oleh rusuh dan tanahnya seolah-olah haus darah.

Di tengah keprihatinan itu, saya masih sempat senyum-senyum ... asem tapi senyumnya, karena membaca berita di KCM. Judul beritanya "AS Perintahkan Keluarga Diplomat Tinggalkan Timor Leste". Berita yang menyangkut Amerika dan Timor Leste, tetapi berita itu masuk dalam list index berita Nasional. Ah, mungkin yang mengindex berita khilaf, atau lupa kalau AS dan Timor Leste itu bukan bagian dari Indonesia.

Khilaf dan lupa itu manusiawi kok. Mungkin yang sekarang sedang sibuk dor-doran itu juga sedang khilaf. Seperti juga yang naik BMW X5 yang kata kabar burung bikin ngeri itu.


Posted at 12:36 pm by Sir Mbilung

fitri
May 26, 2006   05:44 AM PDT
 
turut prihatin pakde. kalau kita memaklumi kekhilafan, rasanya kok khilaf terus. tapi kalo nggak maklum, dikira nggak tau kalau manusia itu gudangnya khilaf.

pakde, ngomongin BMW penyok, saya jadi inget sepeda BMX saya yang penyok. dulu kalo sepedaan sering nabrak-nabrak. maklum, pengemudi cilik. udah tau khilaf pun juga masih nabrak. terakhir penyok gara-gara nabrak becak. setelah itu nggak bisa khilaf lagi. hehehe. lha wong dah penyok :)
Dian
May 26, 2006   04:14 AM PDT
 
td baca liputan6, ktnya harga nih bmw 1 milyaran ? mahal banget di jkt yak. di batam temanku beli cuma 90 juta.

aku trauma ama mobil eropa. central locknya di kiri, pintu penumpang.gara2x gitu, gue dirampok. andai temanku gak buka pintu, aku masih aman
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry