Sebagian pen-ndobosanku sebenarnya juga bisa dilihat/dibaca di blog Pecas Ndahe yang sejatinya dimiliki oleh seorang sahabat yang dengan sangat baik hati, tulus dan sabar telah bersedia mendengarkan -- dan lantas juga menuliskannya -- apa-apa yang tercetus, terutama disaat hatiku sedang sangat kacau -- karena balon hijau ku meletus sehingga balonku tinggal empat yang lantas kupegang erat-erat.
Pada hari Satu pagi lalu itu, bangun tidur ku terus aduh aduh, bukannya mandi dan sikat gigi. Punggung dan pinggang rasanya sakit sekali. Biyuh biyuh, nemen ini sakitnya. Dengan susah payah saya turun dari tempat tidur dan langsung menelpon teman yang rumahnya di dekat rumah saya. "Baik, saya datang ke tempatmu, ada klinik fisioterapi di dekat stasiun" begitu katanya. Fisioterapi??? Waaah...pijet ini, sedap betul. Ayo ayo ayo ...
Sudah lama saya tidak pijetan. Biasanya di Bogor itu kalau badan terasa remuk redam, bisa manggil tukang pijet langganan, saya memanggilnya Bi Nyai. Remasannya Bi Nyai itu mantab pol, apalagi dia sering mijet sambil cerita. Macam-macamlah ceritanya, dari mulai soal tanahnya yang sering ditawar orang, sampai cerita masa kecilnya. Bi Nyai memang punya kebun, seribuan meter persegi, dan sering ditawar orang -- biasanya calo tanah. "Diical wae kitu den? Da eta nu bade meser pejabat ... sieun Bi Nyai mah". Kalau sudah begini saya jadi sok bijak, "Ulah atuh Bi Nyai. Naha pejabat teh nyingsiuenan, anu nyingsieunan mah arana penjahat sanes pejabat".
Balik lagi soal "pijetan" saya tadi. Teman itu datang naik skuter listriknya yang sering bikin saya tertawa itu. Lha wong dia itu kalau naik skuter dandanannya persis seperti pembalap MotoGP, padahal skuternya paling banter cuma bisa dikebut 40 km/jam di jalan rata. Dengan pinggang cenut-cenut, saya membonceng pembalap satu ini ke klinik fisioterapi itu.
Mungkin karena tidak ramai, saya bisa langsung ditangani. Periksa-periksa dulu, pencet sana pencet sini. Lantas dia nyerocos dalam Bahasa Jepang yang tidak saya pahami, dan teman pembalap saya itu juga pelit terjemahan, dia cuma bilang "OK kamu bisa di treatment sekarang".
Baju dilucuti dan saya disuruh tengkurep di tempat tidur yang ada bolongannya di bagian kepala. Lantas tukang pijetnya memperlihatkan benda-benda bunder pipih sambil nyerocos, saya manggut-manggut saja. Oooo ... ternyata punggung dan pinggang saya ditempeli alat itu. Lantas dia menunjukan 4 jarum panjang-panjang. Saya tidak manggut, tetapi ditusuk juga sayanya, nyaris tidak terasa. Teman pembalap yang setia mendampingi saya di samping ranjang pemijatan itu lantas berkata "Sekarang mereka akan mengalirkan listrik, kalau sakit bilang stop". Listrik ??!!! Lho, saya itu mau dipijet kok malah disetrum toh? Belum sempat protes .... rrrrrrrrrrrr .... setoooooop!
Otot saya mulai mengikuti irama kejutan listrik, kenceng ... kendor ... kenceng ... kendor. Setengah jam lamanya saya disetrum begini. Selesai disetrum, sang pembalap dan sang tukang pijet ngobrol lagi, sementara saya masih tengkurep keringetan. Tiba-tiba, muncul sang asisten tukang pijet sambil membawa plester panjang yang lantas ditempelkan di kiri dan kanan tulang belakang. Sang pembalap lantas berkata "OK, selesai sudah. Sekarang kamu saya antar pulang dan Senin pagi kamu saya jemput untuk treatment lagi". Lho ... mbayarnya? Ooo ternyata tagihan akan langsung dikirimkan ke kantor.
Senin pagi kemarin saya datang lagi. Kali ini dipijat sebentar, tapi ya tetap di setrum juga .... rrrrrrrrrrrr.
Posted at 12:14 am by Sir Mbilung
lilik sarwono December 6, 2006 05:33 PM PST Mo nanya nech......bisa nggak kl aq beli alat seperti itu buat terapi ibunda tercinta..krn aq penginnya menangani sendiri....harganya brp yach......jangan mahal-mahal yach......THANK'S sebelumnya.
wiby August 27, 2006 03:42 PM PDT Wah... emang enak betul di pijat listrik.......
Kebetulan banyak pasienku yang rata-rata sakit punggung tahunan, bahkan ada yang sampai 10 thn menderita sakit punggung akibat salah satu sarafnya kecipit, dengan therapi massage Chiropractic & Electrotherapy (Pijat Listrik) selama 3 - 5 kali mereka merasa enakan alias sembuh total. Bahkan ada beberapa kasus juga pasienku yang matanya rabun akibat sakit Diabetes / kencing manis bisa melihat normal kembali.
Memang dalam CHIROPRACTIC yaitu Ilmu kedokteran modern yang berfilosofi TUBUH BISA MENYEMBUHKAN DIRINYA SENDIRI , dengan catatan susunan saraf utama tidak bermasalah. pada prinsipnya manusia tidak akan merasakan sakit apabila peredaran darahnya lancar. sakit adalah sebuah sinyal bahwa ada yang tidak beres / tidak optimalnya sistem saraf / organ tubuh kita.
Pijat Listrik sangat membantu untuk memperlancar peredaran darah, penyempitan saluran / pembuluh darah akibat darah yang kotor/ keru (akibat obat, makanan, minuman yang tidak terserap oleh organ-2 tubuh) dan kadar lemak dalam darah yang tinggi sebagai penyebab penyakit STROKE.
Sebelum dilakukan Massage Electrotherapy untuk lebih optimalnya dilakukan pemijatan-2 Akupresur, Refleksi, Chiropractic serta Bekam dan Moksabasi jika diperlukan.
Sayangnya Klinik Chiropractic masih di kenal untuk kalangan masyarakat kelas atas, disamping biayanya mahal juga hanya ada di kota besar ( BALI , JAKARTA, SURABAYA).
Mungkin perlu di ketahui satu2nya penyembuhan dengan metode PIJAT CHIROPRACTIC yang menggunakan teknik PIJAT LISTRIK di dunia ini hanya ada di CHIRA (chiropractic Surabaya) www.chirasurabaya.indonetwork.co.id
CHIRA disamping melayani terapi di rumah (biaya sukarela) juga melayani Home Treatment (Panggilan), untuk luar kota (Surabaya , Gresik, Sidoarjo) atau luar pulau biaya nego. bahkan kami menawarkan kerjasama Lembaga , Yayasan, LSM, Dermawan yang ingin mengadakan pengobatan murah untuk masyarakat desa/ kawasan daerah miskin. kami siap untuk bergabung.
semoga Informasi ini bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.
CHIRA Massage therapy
R. Wibisono
+62.8155.9999.347
wiby August 27, 2006 03:35 PM PDT Wah... emang enak betul di pijat listrik.......
Kebetulan banyak pasienku yang rata-rata sakit punggung tahunan, bahkan ada yang sampai 10 thn menderita sakit punggung akibat salah satu sarafnya kecipit, dengan therapi massage Chiropractic & Electrotherapy (Pijat Listrik) selama 3 - 5 kali mereka merasa enakan alias sembuh total. Bahkan ada beberapa kasus juga pasienku yang matanya rabun akibat sakit Diabetes / kencing manis bisa melihat normal kembali.
Memang dalam CHIROPRACTIC yaitu Ilmu kedokteran modern yang berfilosofi TUBUH BISA MENYEMBUHKAN DIRINYA SENDIRI , dengan catatan susunan saraf utama tidak bermasalah. pada prinsipnya manusia tidak akan merasakan sakit apabila peredaran darahnya lancar. sakit adalah sebuah sinyal bahwa ada yang tidak beres / tidak optimalnya sistem saraf / organ tubuh kita.
Pijat Listrik sangat membantu untuk memperlancar peredaran darah, penyempitan saluran / pembuluh darah akibat darah yang kotor/ keru (akibat obat, makanan, minuman yang tidak terserap oleh organ-2 tubuh) dan kadar lemak dalam darah yang tinggi sebagai penyebab penyakit STROKE.
Sebelum dilakukan Massage Electrotherapy untuk lebih optimalnya dilakukan pemijatan-2 Akupresur, Refleksi, Chiropractic serta Bekam dan Moksabasi jika diperlukan.
Sayangnya Klinik Chiropractic masih di kenal untuk kalangan masyarakat kelas atas, disamping biayanya mahal juga hanya ada di kota besar ( BALI , JAKARTA, SURABAYA).
Mungkin perlu di ketahui satu2nya penyembuhan dengan metode PIJAT CHIROPRACTIC yang menggunakan teknik PIJAT LISTRIK di dunia ini hanya ada di CHIRA (chiropractic Surabaya) www.chirasurabaya.indonetwork.co.id
CHIRA disamping melayani terapi di rumah (biaya sukarela) juga melayani Home Treatment (Panggilan), untuk luar kota (Surabaya , Gresik, Sidoarjo) atau luar pulau biaya nego. bahkan kami menawarkan kerjasama Lembaga , Yayasan, LSM, Dermawan yang ingin mengadakan pengobatan murah untuk masyarakat desa/ kawasan daerah miskin. kami siap untuk bergabung.
semoga Informasi ini bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.
CHIRA Massage therapy
R. Wibisono
+62.8155.9999.347
merahitam June 2, 2006 01:46 AM PDT Hehehehe...Jadi pengen nyobain :p
Eh, mas, postingan yang bahasa sunda, diterjemahin juga atuh. Saya nggak ngerti...
yoyok May 31, 2006 04:28 PM PDT kok ya pada sakit2an semua sih ? jarang olah raga ya ? hehehe
johan May 31, 2006 12:09 PM PDT bukan dipijet sama sumo khan ya? hehe
eh mas, dulu di bogor emang dimana? saya di jalan raya bogor sih .. heheh .. jauh khan? heheh
Morningdew May 30, 2006 10:43 PM PDT Fisioterapi mah nggak mempan! Coba ke osteopath! I had similar problems and 3 sessions of physio did not do me any good. Cukup 2 kali ke osteopath dan sakitnya langsung hilang!
siberia May 30, 2006 08:11 PM PDT halah...komenku kok nggak masuk barusan ya..:(
kalo di tukang pijet langganan saya begini:
15 menit pertama, tidur di roller bed, bed ini yg mijit2 punggung dan betis. enak, terutama kalo lagi capek
15 mnt kedua, disetrum. biasanya saya milih bagian pundak, kadang2 boyok:P
15 mnt ketiga, baru pijet tangan, kayak di kampung. enak pool
pengen ke tukang pijet langganan saya? :D
Rara May 30, 2006 05:38 PM PDT Gilla.. aku ketawa sendiri. pas di rrrrrrrrrrrrrr... setooooooop!! Sama irama kejutan listriknya itu loh.. kenceng.. kendor.. kenceng.. kendor.. hahaha.. Wallahh, mdh2an aku ngga sakit pinggang lah.. Get well soon yo.. Ben ora disetrum terus.. :P
Mariskova May 30, 2006 09:44 AM PDT Oooo... ternyata disetrum toh. Aku tiap lewat klinik spt itu disini, cuma ngelirik pura-pura. Pengen nyobain, kirain kayak pijat refleksi. Kalo distrum ntar dulu deh.
Kemarin pake triak2 gak Pak?
Dian May 30, 2006 04:24 AM PDT ntar sembuh ya mas, kalo distrum ? masku sakit punggung bawah. tiap minggu ke chiropractic